Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar untuk Berbagai Kebutuhan

Terkadang dalam kondisi tertentu, ada beberapa faktor yang menyebabkan Anda akan membuat surat kuasa secara resmi supaya hal tersebut masih dapat berjalan dengan bantuan orang lain. Lantas apakah Anda sudah bisa membuat surat kuasa yang baik dan benar? Jikalau belum mungkin referensi terkait contoh surat kuasa dibawah ini dapat menjadi acuan Anda saat bingung membuat surat kuasa yang baik dan benar.

Ketika Anda mengalami kondisi terdesak, maka hak atau kewajiban Anda bisa diwakilkan oleh orang-orang yang ditunjuk untuk melaksanakan hal tersebut. Namun sebelum merealisasikannya supaya terdapat perjanjian hitam diatas putih sebagai pelimpah wewenang Anda diwajibkan untuk membuat surat kuasa terlebih dahulu. Tetapi perlu Anda garis bawahi, bahwasannya tidak sembarang orang yang dipilih untuk mewakilkan wewenang atas suatu hal. Maka dari itu pastikan bahwa pihak yang Anda pilih merupakan orang yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab menurut pelimpah kuasa.

Pasalnya jikalau wewenang kekuasaan yang dilimpahkan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab tentunya hal tersebut akan menjadi masalah yang besar dan bukan mustahil jikalau kekuasaan tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang tidak benar. Contoh surat kuasa ini biasanya akan dipelajari untuk pengambilan atau pembuatan hal-hal yang penting. Seperti misalnya ijazah. BPKB, surat tanah serta beberapa dokumen-dokumen penting lainnya.

Ciri-Ciri Surat Kuasa

Contoh Surat Kuasa

Contoh Surat Kuasa

Semua jenis surat resmi biasanya hadir dengan ciri-ciri khusus untuk membedakannya, begitupun dengan surat kuasa. Ada beberapa ciri-ciri khusus surat kuasa yang dapat diketahui supaya mampu membedakan jenis surat kuasa dengan beberapa jenis surat lainnya. Berikut adalah ciri-ciri contoh surat kuasa.

1. Setiap surat umumnya dilengkapi dengan judul surat yang biasanya akan tertera pada posisi atas di bagian tengah, sehingga akan memudahkan pembaca untuk mengetahui jenis surat.

2. Karena jenis surat kuasa ini termasuk kedalam jenis surat resmi, tak heran jikalau bahasa yang digunakan sesuai dengan EYD serta kaidah ketatabahasaan yang baik dan benar. Selain itu biasanya bahasa yang digunakan cukup simpel dan jelas sehingga akan memudahkan pembaca untuk memahaminya.

3. Isi dari surat keuasaan tersebut tentunya berkaitan dengan pelimpahan kekuasaan tertentu kepada pihak terkait yang telah ditunjuk sebelumnya dan disahkan melalui surat kuasa yang bermaterai.

Mengingat keberadaan surat kuasa sangat penting, tak heran jikalau banyak sekali referensi terkait contoh surat kuasa yang baik dan benar sebagai pedoman dalam pembuatan. Oleh sebab ada beberapa faktor atau hal yang wajib diperhatikan sebelum membuat surat kuasa.

Berikut ini adalah ulasan terkait hal yang wajib diperhatikan pada contoh surat kuasa yang bisa Anda simak dengan seksama
Hal-hal yang wajib diperhatikan saat membuat surat kuasa

1. Pilih pihak terkait yang sudah Anda kenal dekat

Pilih pihak terkait yang sudah Anda kenal dekat

Biasanya surat kuasa ini memiliki korelasi yang kuat dengan hal-hal yang bersifat penting. Seperti misalnya hal-hal khsus atau dokumen-dokuken khusus yang hanya diketahui oleh beberapa pihak saja. Oleh karenanya pastikan bahwa pelimpahan kuasa tersebut ditujukan kepada orang yang Anda kenal serta memiliki tanggung jawab yang besar.

Jika kuasa tersebut tidak Anda limpahkan kepada sanak saudara, pastikan bahwa orang lain yang Anda tunjuk memiliki treck record yang baik. Hal ini tak lain dan tak bukan adalah untuk meminimalisir kemungkinan buruk yang akan terjadi.

2. Jangan Hanya Mengandalkan Surat Kuasa

Jangan Hanya Mengandalkan Surat Kuasa

Sebagai pihak yang dilimpahi kekuasaan tentu bukanlah perkara yang mudah, selain mendapatkan tanggung jawab besar dari orang untuk melakukan suatu hal tentunya hal tersebut juga dapat dipertanggungjwabkan dimata hukum.

Nah bagi Anda yang dilimpahi kekuasaan jangan hanya perpacu pada surat kuasa saja. Meskipun surat kuasa ini memiliki pegangan hukum yang kuat namun alangkah lebih baiknya imbangi juga dengan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Seperti KTP serta surat keterangan RT dan RW.

3. Beri Materai

Beri Materai

Untuk memberikan kekuatan hukum yang sah maka jangan lupa untuk menyertakan materai pada surat kuasa yang Anda buat. Tidak seperti surat lamaran kerja yang tidak membutuhkan materai, untuk surat kuasa wajib ada materai karena ini menyangkut juga pada ranah hukum.

Demikianlah penjelasan terkait contoh surat kuasa yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga dapat bermanfaat terima kasih.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.